Selayang Pandang
A. Sejarah Berdirinya Gerakan Pramuka di UIN ALAUDDIN
Gerakan Pramuka sebagai salah satu jalur pendidikan luar sekolah dan wadah pembinaan generasi muda merupakan satu-satunya organisasi yang diperkenankan dan ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia yang pelaksanaannya disesuaikan dengan perkembangan, keadaan serta di himpun sesuai dengan jenis kelamin dan golongan usia. Diantara golongan usia yang dimaksud adalah pandega, mereka berusia 21 tahun hingga 25 tahun yang berpangkalan diperguruan tinggi. Keberadaan Pramuka di UIN Alauddin Makassar, pada mulanya hanyalah merupakan refleksi keinginan beberapa mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat kepramukaan mereka yang telah mereka miliki dalam bentuk perwujudan hoby secara bebas. Hal inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya Gerakan Pramuka yang berpangkalan di UIN Alauddin Makassar dengan tujuan membentuk suatu wadah guna mengembangkan potensi kepramukaan mereka sekaligus sebagai dimensi yang sejalan dengan AD dan ART Gerakan Pramuka itu sendiri.
Berdasarkan keputusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Makassar dengan Nomor Gugus Depan (GUDEP) 525 – 526 pada tanggal 8 November 1980 dengan nama Racana Alauddin dan Maipa Deapati. Gerakan Pramuka UIN Alauddin dalam perjalanan sejarahnya sampai saat ini, berbagai perubahan dan kegiatan yang bersifat partisipatif pada tingkat regional, nasional dan internasional, salah satu perubahan yang dialami adalah perubahan Nomor Gugus Depan yang semulanya 525 dan 526 menjadi 10-067 – 10-068 berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Makassar, selanjutnya pada tahun 2006 Gugus Depan berubah menjadi 10-073 – 10-74 sampai dengan sekarang.
Dan dalam perwujudan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud dan Tri Darma perguran tinggi maka kami ikut serta dalam berbagai kegiatan kesakaan, demikian pula pelaksanaan pembinaan pramuka di sekolah-sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas (golongan penggalang dan penegak).
Untuk meningkatkan ukhuwah antara sesama anggota Pramuka (Khususnya anggota Pramuka Penegak dan Penggalang) yang berada di Kota Makassar, maka dilaksanakanlah kegiatan ALAMIADA CREATIVITY EVENT (ACTIVE) dengan memperebutkan piala bergilir ketua Mabigus 10-073 – 10-074 Pangkalan UIN Alauddin Makassar.
Demikian goresan sejarah ringkas kirap langkah GUGUS DEPAN 10-073 – 10-074 pangkalan UIN Alauddin dalam melakoni dan memperjuangkan kepentingan organisasi demi kemaslahatan ummat, agama, bangsa dan negara. Semoga pengorbana dan jasa-jasa dan pengorbanan serta sumbangsih mereka bernilai ibadah di sisi-Nya. AMIEN……………
“Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan”
Tokoh-tokoh yang telah berjasa dalam usaha bedirinya Gerakan Pramuka di UIN Alauddin Makassar tersebut antara lain Letkol (Purn) CAJ H.A.Moerd Usman yang pada waktu itu menjabat sebagai Rektor IAIN Alauddin, Drs.Muhammad Ahmad, M. Gazali Suyuti, M.Rusdy Tahir, M.Saleh Abdullah, Mukhtar Tanete, Usman Qadir, Hartini Tahir, dan Kafrawi
Arman kedua nama yang disebutkan pertama selanjutnya bertindak sebagai Ketua Mabigus dan Ketua Mabihari pertama di Gugus Depan UIN Alauddin Makassar.
B. Visi dan Misi
Visi “Gerakan Pramuka Sebagai wadah pilihan utama dan solusi handal kaum muda”.
Misi “Membina anggota yang berjiwa dan berwatak Pramuka berlandaskan Iman dan Takwa serta selalu mengikuti perkemabangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”.

C. Program kerja dan kegitan partisipasif
Gudep Makassar 10-073 – 10-074 selalu tampil dengan eksistensinya sebagai Pramuka yang berpangkalan di Perguruan Tinggi Islam yang orientasi pembinaannya diarahkan pada pelaksanaan dan penjabaran Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dijiwai oleh nilai-nilai ke-Islaman dalam setiap aktifitasnya. Salah satu proses pembinaan dan kaderisasinya ditandai dengan penerimaan anggota baru pada setiap periode melalui Latihan Kepemimpinan dan Keterampilan Pramuka Mahasiswa (LKKPM), kemudian pula dilanjutkan dengan jenjang-jenjang yakni Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) kemudian dilanjutkan latihan-latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) jenjang I dan jenjang II serta Gladian Pemimpin Satuan (Dianpisat) golongan Pandega, kegiatan Lomba Alamida Creativity Event (ACTIVE) yang pesertanya dari golongan penggalang dan penegak, kegiatan reuni akbar yang dilaksanakan pada hari lahirnya Racana Alauddin-Maipa Deapati (ALMAIDA). Kesemua kegiatan diatas adalah kegiatan pokok dan rutin dilaksanakan tiap tahunnya selain itu adapun kegiatan-kegiatan harian lainnya yang setiap minggunya diadakan yang dijadikan sebagai tempat untuk melatih dan mengasah kemampuan dan keterampilan dalam bidang kepramukaan dan bidang-bidang umum.

Adapun kegiatan partisipasif pada tingkat regional antara lain Gudep Makassar
10-073 – 10-074 telah menjadi peserta tetap pelaksanaan upacara Parade Senja Prasetya setiap tanggal 17-an, disamping itu kegiatan Nasional Gudep Makassar 10-073 – 10-074 adalah pelopor Perkemahan Wirakarya (PW) IAIN se-Indonesia Timur, Raimuna Nasional, Kursus Pengelolaan Dewan Kerja (KPDK), Perti Saka Naional, Search and Rescue (SAR), tidak hanya itu pangkalan UIN Alauddin telah mengikuti Community Development Camp (COMDECA) pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega seluruh dunia, Jambore On The Internet (JOTI).

D. Pengurus Dewan Racana Alauddin-Maipa Deapati
Pengurus Racana Alauddin – Maipa Deapati periode 2010 adalah :

Ketua Dewan Racana Alauddin : Anhar Rahman
Sekertaris Dewan Racana Alauddin: Rusmadi Rukmana
Bendaharah Dewan Racana Alauddin: Muhammad Rijal
Pemangku Adat Dewan Racana Alauddin : Reno Ridwan

Ketua Dewan Racana Maipa Deapati : Nurhaedah
Sekertaris Dewan Racana Maipa Deapati: Anna Mariana
Bendaharah Dewan Racana Maipa Deapati : Akramunnisa
Pemangku Adat Dewan Racana Maipa Deapati : Jumriah Syafruddin